
Come back guyss….
“Kamu” tanya ulang Melody.
“Kamu kenapa disini” tanya ulang Melody penuh dengan kecurigaan kepada orang yang didepannya siapa lagi bilang bukan Rama Wiliam Blanco, masa lalu Melody yang penuh dengan kesedihan.
“Owh saya…” Rama menggantung omongannya. ” saya yang akan menerima atau tidak menerimanya lamaran kamu? Kenapa?” tanya Rama yang penuh dengan kemenangan.
“Owh kamu” ucap Melody yang langsung balik mau keluar namun tiba-tiba suara Rama kembali bersuara.
“Tunggu… Kamu lagi butuh kerjaan kan? Oke kalau kamu gak mau saya interview mulai sekarang kamu boleh kerja. Kalau sekarang belum siap buat kerja besok juga tidak apa-apa. Gimana kamu mau?”
Melody kaget dengan apa yang telah Rama lontarkan. Padahal ia sudah deg-degan dari tadi takut ia tidak di terima. Soalnya Rama sangat tidak menyukai kehadiran dirinya. Takut dimana waktu itu akan terulang kembali. Ia sangat takut bagaimana orang yang melabraknya akan kembali muncul karena ia telah menyukai Rama.
Melody bingung dengan apa yang telah Rama katanya barusan. Apakah Melody harus mengambilnya atau tidak. Jika Melody tidak kerja bagaimana dengan mamahnya dan dirinya. Sedangkan ayahnya sudah tidak peduli lagi. Melody bingung dengan hari ini, padahal ia berharap tidak akan bertemu lagi dengannya.
“Gimana? Kamu mau?” tanya Rama.
“Saya akan pikirkan dulu pak. Jika saya besok kesini berarti saya menerima tawaran bapak jika saya tidak kesini berarti saya tidak bisa.” jwab Melody penuh dengan kegugupan.
“Tentu saya akan menunggu” antusias Rama penunh dengan kemenangan.
“Baik pak makasih sudah mengijinkan saya bekerja disini” jawab Melody dengan mata menunduk. Ia takut untuk jatuh cinta yang kesekian kalinya karena mata indah itu yang telah memberi cinta.
“Baik”
Akhirnya Melody keluar sambil berlari sekencang-kencangnya. Ia tidak kemana arah tujuan nya. Ia takut bertemu kembali dengan Rama namun Tuhan.
“Kenapa aku harus bertemu kembali” ucap Melody dalam hati. Tiba-tiba air mata pun terjatuh dengan sendirinya, ia sedih sangat sedih. Awan pun mulai mendung yang diiringi dengan butiran air hujan. Hujan semakin besar namun dirinya masih di tempat yang sama. Tanpa diduga hujan berhenti pada tubuhnya saja kenapa ditempat lain masih hujan.
“Aku anter kamu pulang yah? ” ucap seseorang sambil memberikan payung kepada Melody. Melody kaget kenapa harus orang itu yang memberikan payung kepadanya.
***
Yuhuuuu sampai disini dulu ya manteman.. Jangan lupa liat versi wattpad Melody yahh @_sjmiyazao
Salam bahagian dari @sjmiyazao