Part 2

” Indah jika orang itu aku pandangan dari jarak jauh meski dia tidak pernah tau tentang perasaanku. ” -Sri Jayanti-

Malam yang dipenuhi dengan bintang-bintang malam. Aku berdiam diri di dekat jendela untuk menikmati udara malam yang begitu sejuk sekali, aku nikmati dengan sepenuh hati.

Tiba-tiba aku teringat dengan bayangan Rama yang begitu menghantui pikiranku saat ini, meskipun aku sudah lama memendam rasa entah mengapa perasaan tumbuh kembali. Aku takut untuk sakit hati untuk kesekian kalinya, emang gak pantes sih aku berbicara seperti ini karena hati tidak bisa di cegah.

Arghhhhhh… Teriak ku dalam hati karena melamuni Rama yang dari tadi ada di benak ku saat ini.

“Kenapa gue ini sih..” Melody bingung harus berbuat apa dengan pikirannya saat ini. Sudah kacau hari ini , entah itu senang atau kecewa. Melody pun bimbang untuk mengungkapkan nya.

“Kenapa sih Ram, loh dateng lagi di kehidupan gue. Padahal gue udah berusaha buat ngelupain Lo meski berat. ” ucap Melody tanpa sadar ada yang memperhatikannya dari jarak jauh.

Arghhhhbh kenapa…kenapaaa seih gue sedih. ” teriak Melody. Sehingga orang yang memperhatikannya itu tersenyum meski tertutup dengan awan hitam.

Melody akhirnya selesai sudah menikmati cuaca yang begitu dingin. Cuaca yang selalu menemani. Ia pun langsung mengambil buku diarynya yang hampir setiap hari ia selalu mencurahkan semua isi hatinya. Sudah lama ia menulis diary sejak ia masih duduk di bangku SMP.

Melody pun mulai untuk menulisnya.

Dear diary….

Tuhan tadi aku bertemu dengan orang yang aku suka sejak dulu. Aku sudah mulai melupakannya tali mengapa kau mempertemukan aku dengannya lagi. Hatiku sakit ya Tuhan, aku tidak mau lagi merasakan rasa sakit meskipun ia tidak pernah suka kepadaku.

Aku sakit hati saat dia membentakku karena aku mengungkapkan perasaanku. Aku malu dengan diri ku sendiri ya Tuhan .

Tanpa sadar air mata Melody menestes. Ia selalu mengingat kenangan yang begitu memalukan, kenangan penuh dengan kepolosan dan kemunafikan seorang teman.

Akhirnya Melody pun tertidur dan orang yang masih ada di balik pohon yang di tutupi awan hitam pun pergi. Ia tau bahwa si pemilik kamar yang tadi menikmati indahnya malam sudah tidur dengan nyenyak. Ia akan kembali lagi saat dirinya sudah siap untuk mengungkapkan apa yang pernah ia perbuat saat dulu.

Okeee. Segitu dulu yah teman teman jangan lupa di bacaa…

<=Sebelumnya

Selanjutnya =>

Salam bahagian dari @sjmiyazao

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Hidup itu sederhana bilang kamu menjalaninya dengan Ihklas.

Tinggalkan komentar