” BERLARI “

Rain-du

Hujan itu bagaikan teman yang bisa membuat suasana hati menjadi tenang”

Waktu itu aku sedang berjalan tanpa tujuan. Dimana aku tak tahu bahwa ini tempat yang begitu banyak kenangan,kenangan manis yang menyakitkan. Saat aku ingin bercerita, tidak ada satupun orang yang bisa ku percaya. Semua yang ada disisiku telah pergi entah kemana aku capek untuk mencari yang belum pasti.

Aku sebenarnya malu pada diriku sendiri, malu dimana orang mengetahui isi hati dan perasaanku kepadanya. Semua orang tau bahwa aku memiliki rasa kepada dia. Ingin rasanya bercerita kepada orang yang sangat mengerti dan tidak memberitahu bahwa aku menyukai seseorang yang belum lama ku kenal.

Aku sudah cukup berjalan dan berlari di pinggir jalan yang diiringi oleh rintikan hujan. Awan yang sudah menurunkan air hujan hanya bisa menyaksikan aku berlari dan mengintari jalannan yang sepi itu.

Berhenti sejenak untuk meresapi dinginnya hujan yang begitu lebat. Sedikit demi sedikit rintikan hujan yang lebat itu berhenti dengan sendirinya. Kecewa, kenapa hujan cepat sekali berhentinya? Padahal aku ingin menikmatinya.

Oke cukup segitu aja.. Salam Bahagia Dari @sjmiyazao 🙂

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Hidup itu sederhana bilang kamu menjalaninya dengan Ihklas.

Tinggalkan komentar